INFORMASI UMUM

Kelulusan adalah berkat rahmat allah semata, hasil kerja keras adik-adik , bimbingan orangtua di rumah serta guru di sekolah,... membahagiakan orangtua adalah perbuatan mulia hadiahi mereka  dengan kelulusan, ikuti jejak mereka disini,
Sony Sugema College

Kelulusan 2013-2014

PROFIL SUKSES (FTMD)

ANAK MESIN (FTMD)

JUARA 1 LOMBA RANCANG BANGUN Tingkat Nasional oleh Badan Kerjasama Teknik Mesin 2015

Muhammad Ilham Nafan yang akrab dipanggil Ilham. Ilham lahir di Jakarta tahun 1994. Ilham ini merupakan salah satu alumni SSC yang berprestasi di kuliah khususnya jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) meskipun cita-citanya dulu menjadi seorang arsitek.

Prestasi Ilham dalam pendidikan di sekolah biasa-biasa saja, tidak serius dalam belajar dan bahkan ketika SMP ilham ini mendapatkan ranking terbawah di kelasnya. Tapi seiring waktu berjalan Ilham tersadar sehingga berusaha mengejar materi pelajaran yang tertinggal ketika SMP dan ketika SMA usahanya semakin meningkat walaupun sempat berpindah sekolah ketika kelas XII. Saking seriusnya belajar, ilham pun sering tidur hanya 3 sampai 4 jam saja tiap harinya. Belajar merupakan usaha yang melelahkan tapi semua ini dilakukan untuk menggapai mimpi dan cita-citanya untuk bisa kuliah di ITB. Karena untuk kuliah di ITB tidaklah mudah dan persaingannya ketat sehingga hanya siswa terbaiklah yang dapat lulus dan kuliah di ITB.

Dalam usahanya meraih mimpi kuliah di ITB, Ilham melakukan usahanya dengan belajar terus menerus dan menjadwalkannya secara teratur tiap hari bahkan tiap minggunya dengan detail. Ketika hari senin maka belajar pelajaran A dan B. Pada hari selasa pelajaran C dan D, dan begitu seterusnya secara kontinyu dan sungguh-sungguh. Menurutnya dari setiap kesulitan pasti ada kemudahan yang akan diraih dikemudian hari. Usaha dalam belajar saya adalah hal yang sulit dan melelahkan. Tapi akhirnya saya mendapatkan kemudahan ketika tes tulis SNMPTN sehingga bisa lulus di Pilihan 1 yaitu FTMD ITB dengan menjawab 12 soal fisika (benar 11) soal serta biologi benar 8 soal. Untuk jumlah soal yang benar untuk pelajaran yang lain dia lupa berapa yang dikerjakan dan dijawab dengan benar.

Selain usaha belajar mandiri, Ilham juga melakukan belajar tambahan di lembaga bimbingan belajar yaitu SSC program ITB-FK serta mengikuti program Supercamp persiapan tes tulis SNMPTN. Ketika belajar di bimbel SSC selain belajar di kelas sama halnya dengan siswa yang lain tapi Ilham juga sering melakukan pengerjaan soal-soal secara mandiri lalu dikonsultasikanlah soal yang sudah dikerjakan tadi untuk memastikan jawabannya benar atau tidak serta sering konsultasi juga materi-materi yang belum paham. Dengan belajar terus-menerus dan lebih proaktif maka semuanya akan lebih baik dan memudahkan.

Proses belajar mandiri terus menerus dan terjadwal yang telah dilakukan ternyata berdampak positif dengan kuliah yang dijalaninya sehingga bisa lulus dengan baik dan dengan waktu yang ditetapkan. Selain kuliah, ilham juga aktif di beberapa kegiatan seperti di GAMAIS (Keluarga Mahasiswa Islam), unit kebudayaan Banten (DEBUST), panitia acara M-Fest(Acara Himpunan Mesin), Orientasi Himpunan dan juga sebagai Asisten praktikum untuk beberapa matakuliah.

Ilham quotes :

Untuk teman-teman SMA, kalian perlu mengingat mimpi kalian sebagai motivasi agar terus bisa berjuang untuk menggapai cita-cita. Ingatlah bahwa setelah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Berjuang dan belajar terus dan jangan lupa berdoa kepada  pencipta kita yaitu Allah SWT juga meminta doa dari orangtua juga saudara-saudara. Mudah-mudahan dengan itu bisa di dapat hasil yang terbaik. Selanjutnya setelah kita melakukan hal-hal tersebut apapun hasilnya maka kita serahkan kepada Allah karena pasti ada hikmahnya.

PROFIL SUKSES (FK-UNPAD)

3 Februari 2016

Vindy Margaretha, Wisudawan Terbaik Lulus Kedokteran dengan IPK 3,98

[Unpad.ac.id, 3/02/2016] Vindy Margaretha Miguna dari Program Studi Kedokteran Universitas Padjadjaran berhasil mejadi wisudawan terbaik Program Sarjana pada pelaksanaan Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2015/2016. Bagi Vindy, prestasi ini merupakan buah yang ia petik dari upaya terbaik yang ia lakukan selama ini.

 

Vindy Margaretha Miguna (Foto oleh: Tedi Yusup)*

“Kalau saya sih bepikirnya dari pertama masuk Kedokteran, itu sudah dikasih jalan sama Tuhan untuk masuk kesini. Jadi saya harus melakukan yang terbaik di FK ini. Nah setelah melakukan yang terbaik, memberikan yang terbaik, Tuhan juga memberi yang terbaik,” tutur Vindy mengenai arti penghargaan ini baginya. Vindy diwisuda pada pelaksanaan wisuda sesi III, di Grha Sanusi Hardjadinata, Rabu (3/02).

Vindy lulus Sarjana Kedokteran Unpad dengan IPK 3,98 dan masa studi kurang dari 4 tahun. Ia lulus Januari 2016 lalu dengan skripsi berjudul “Correlation between Gross Motor Function Classification System and Communication Function Classification System in Cerebral Palsy Children”.

Perempuan kelahiran Bandung, 11 Januari 1995 ini pun mengaku sangat bersyukur atas diraihnya penghargaan ini. “Saya yakin di dunia ini masih banyak yang lebih pintar dari saya. Tapi saya senang (menjadi wisudawan terbaik),” ungkapnya.

Vindy sendiri merasa ia bukanlah orang yang terlalu tekun belajar. Ia malah tidak senang jika waktu berjam-jam terus menerus dipakai untuk belajar. Ia mengaku selalu menyeimbangkan waktu antara belajar, bermain bersama teman, berorganisasi, dan menjalankan hobinya yaitu nyanyi dan basket.

Di Fakultas Kedokteran Unpad, Vindy aktif di Medical Music Symphony, Persatuan Mahasiswa Kristen, dan Basket FK Unpad. Selain itu, di luar kampus Vindy juga aktif di sejumlah organisasi terkait kedokteran dan musik. Vindy juga aktif mengikuti kompetisi terkait hobinya itu. Salah satu prestasi yang Vindy raih yaitu menjadi Juara I Jatinangor Idol tahun 2014.

“Tapi apapun waktu yang senggang, memang harus diapakai belajar sih,” ujar putri pertama dari 2 bersaudara pasangan Bana Miguna dan M.F Susanti Handayani.

Cara belajar yang Vindy lakukan, selain banyak membaca dan berlatih adalah dengan diskusi bersama teman. Bahkan, waktu senggang kala menunggu jadwal latihan basket pun ia gunakan untuk berdiskusi mengenai materi kuliah bersama teman-temannya.

“Saya sih kalau ada yang senangi, terus saya pikir itu tidak akan mengganggu tujuan saya menjadi dokter, ya saya kerjakan saja,” ungkap Vindy yang bercita-cita menjadi dokter spesialis spesialis Rehab Medik atau Bedah.

Kuliah di Kedokteran merupakan cita-cita Vindy dari kecil. Hal ini terutama karena melihat profesi kedua orang tuanya sebagai dokter. Selain itu, ia juga merasa bahwa menjadi dokter dapat membuatnya dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Jika menjadi seorang dokter, Vindy pun tidak ingin menjadi dokter yang hanya berfokus kepada penyakit pasien saja. Ia juga ingin menjadi dokter yang dapat dijadikan tempat pasien untuk berkonsultasi . Dengan demikian, sebagai dokter Vindy dapat memahami sumber masalah dari pasien itu.

“Saya tidak mau hanya mengobat orang itu. Saya ingin jiwanya juga dia terobati. Saya ingin bisa menyembuhkan orang itu secara total,” ujar Vindy yang ingin menjadi dokter yang bermanfaat tidak hanya di Indonesia, tetapi juga mendunia.

Untuk menjadi mahasiswa berprestasi, Vindy berprinsip agar selalu memiliki tujuan. Meski memiliki banyak aktivitas, tetapi jangan dilupakan tujuan awal. Hal inilah yang ia pesankan untuk teman-teman dan juniornya di FK Unpad.

“Ingat lagi tujuan awal kita masuk FK apa. Jangan sampai kita ‘jalan’ tapi melenceng. Mengerjakan semuanya yang lain, sibuk, padahal tujuan kita adalah untuk menjadi dokter yang baik,” paparnya.*

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh           

http://www.unpad.ac.id/2016/02/vindy-margaretha-wisudawan-terbaik-lulus-kedokteran-dengan-ipk-398/

Kuota SNMPTN 2017 Bisa Dikurangi

Kuota SNMPTN 2017 Bisa Dikurangi

Wednesday, 16 March 2016, 14:00 WIB

YOGYAKARTA — Kuota mahasiswa jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) bisa berkurang pada 2017. Namun, itu bergantung pada hasil indeks integritas ujian nasional (IIUN). "Kalau hasil indeks integritas ujian nasional (IIUN) turun, kuota SNMPTN akan semakin dikurangi. Begitu juga sebaliknya," ujar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (15/3).

Nasir mengungkapkan, alasan pengurangan ini dilakukan karena Indonesia ingin menelurkan bibit-bibit bangsa yang bermoral. Jika IIUN tidak dijadikan salah satu landasan penerimaan SNMPTN, kata Nasir, ini akan berbahaya bagi masa depan bangsa. Untuk itu, negara mencoba menjaga betul integritas bangsa ini melalui hasil IIUN yang dijadikan salah satu landasan kuota penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN. Seperti diketahui, kuota SNMPTN tahun ini sebanyak 40 persen. Sementara, tahun lalu kuotanya sekitar 50 persen.

Nasir juga mengakui, terdapat beberapa rektor yang menilai jalur Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) lebih baik diperbanyak kuotanya ketimbang SNMPTN. Menurut Nasir, seleksi melalui SBMPTN memang nilai kejujurannya lebih tinggi. "Kalau nilai IIUN semakin rendah, kuota di SBMPTN bisa kita perbanyak," jelas mantan rektor terpilih Universitas Diponegoro (Undip) ini.

Sebagai informasi, kuota seleksi penerimaan mahasiswa baru sebanyak 4:3:3. Dengan kata lain, SNMPTN sebanyak 40 persen, SBMPTN 30 persen, dan ujian mandiri sebesar 30 persen. Nasir juga menambahkan, nilai rapor merupakan salah satu persyaratan pendaftaran SNMPTN. Namun, dia tidak memungkiri terkadang terdapat beberapa sekolah yang melakukan permainan nilai rapor. Untuk itu, hasil IIUN menjadi hal penting untuk menjadi dasar penetapan kuota SNMPTN.

Koordinator Kelompok Kerja Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Bambang Hermanto mengungkapkan, pendaftar yang sudah melakukan finalisasi hingga Senin (14/3) pukul 22.20 WIB mencapai 645.208 siswa. Jumlah tersebut setengah dari angka 1.363.051 siswa yang boleh mendaftar SNMPTN berdasarkan data Pangkalan Data Sekolah Siswa (PDSS).

Menurut Bambang, 645 ribuan peserta SNMPTN ini hanya tinggal menunggu pencetakan kartu peserta pada 22 Maret. Sementara, pengumuman daftar peserta akan diinformasikan pada 10 Mei 2016. Bambang menjelaskan, pada dasarnya terdapat 2.069.709 siswa akan lulus SMA/sederajat pada tahun ini. "Sementara, yang boleh mendaftar SNMPTN sebanyak 1,3 jutaan siswa dengan jumlah pendaftar yang sudah melakukan finalisasi sebesar 645 ribuan itu," ujar Bambang kepada Republika, Selasa (15/3).

Total pendaftar SNMPTN 2016 sebelumnya tercatat sebanyak 653.811 siswa. Namun, 8.603 siswa ternyata belum melakukan finalisasi hingga tenggat Senin (14/3). "Jadinya yang sudah finalisasi 645 ribuan itu," kata Bambang. Dari angka tersebut, hanya 40 persen (kuota SNMPTN) yang bakal diterima. "Daya tampung  totalnya sebanyak 123 ribu," ujar Bambang.

Menurut Bambang, dari angka tersebut, sekitar 117.686 bangku disediakan di perguruan tinggi (PT) di bawah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Sementara, PT di bawah Kementerian Agama (Kemenag) sekitar 5.314. Untuk jumlah PTN pengikut SNMPTN, Bambang menerangkan, totalnya ada 76 kampus. Dari Kemenristekdikti sebanyak 67 PT dan Kemenag terdapat sembilan kampus.

Bambang juga mengungkapkan ihwal daya tampung di SBMPTN 2016. Menurut dia, daya tampung secara keseluruhan sebesar 96.772. Angka tersebut terdiri dari 91.220 di Kemenristekdikti dan 5.552 Kemenag. Untuk jumlah PTN pengikut SBMPTN, kata Bambang, terdapat 78 kampus. Angka ini dibagi dua, yakni 67 di Kemenristek dan 11 di Kemenag. rep: Wilda Fizriyani, ed: Andri Saubani

http://www.republika.co.id/berita/koran/didaktika/16/03/16/o44e4622-kuota-snmptn-2017-bisa-dikurangi

9 Kriteria penerimaan lewat jalur SNMPTN Undangan

01 Nilai Rapor
Pada umumnya, nilai rapor mata pelajaran yang masuk dalam Ujian Nasional (UN)yang menjadi acuan penerimaan Untuk perbandingan dua siswa, maka secara umum akan dilihat nilai total rapor mereka

02 Nilai per Mata Pelajaran
Misalnya A dan B mengambil jurusan Kimia pada suatu universitas yang sama. Secara peringkat, si A kalah, namun memiliki nilai Kimia lebih baik dari B. Dalam kasus seperti ini maka si A tetap masih bisa bersaing dengan B

03 Konsistensi
Konsisten yang dimaksudkan di sini ialah siswa tidak pernah keluar dari ranking 50 persen di kelasnya selama semester tiga hingga lima

04 Prestasi di Luar Kelas
Siswa dapat melampirkan maksimal tiga prestasi terbaiknya. Piagam atau sertifikat bukti prestasi tersebut harus dipindai (scan), lalu diunggah saat pendaftaran daring (online)

05 Akreditasi
Prestasi sekolah di ajang-ajang kompetisi atau peringkat akreditasi sekolah juga menjadi pertimbangan pihak universitas dalam memilih siswa

06 Prioritas Pemilihan Jurusan
Penentuan prioritas juga akan mempengaruhi peluang atau kesempatan siswa diterima atau tidak di jurusan tertentu yang telah ditentukan melalui tingkat prioritas.

07 Jumlah Alumni di PTN Tempat
Mendaftar Jumlah alumni SMA/SMK/MA yang kuliah di PTN tempat siswa akan mendaftar juga menjadi pertimbangan dalam jalur SNMPTN. Semakin banyak alumni yang ada di PTN tersebut maka makin bagus penilaian universitas itu terhadap sekolah tersebut

08 Faktor Pengembangan SDM
Daerah Beberapa PTN memberi jatah kepada daerah-daerah tertentu yang kekurangan SDM. Terutama jurusan-jurusan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat, seperti dokter dan guru. Hal ini dimaksudkan agar setelah lulus para mahasiswa tersebut diharapkan dapat kembali ke daerahnya untuk meningkatkan taraf kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan di daerah asal

09 Aturan Khusus Tiap PTN
Aturan yang berlaku di tiap kampus tujuan juga perlu diperhatikan, terutama terkait dengan surat pernyataan kesediaan membayar

UN Terintegrasi dengan Seleksi Perguruan Tinggi

JAKARTA, Wakil Menteri Bidang Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim, mengatakan bahwa Ujian Nasional (UN) 2014 untuk tingkat SMA/MA akan terintegrasi dengan perguruan tinggi. Perguruan tinggi banyak memiliki andil dalam pelaksanaan UN, termasuk pada komposisi soal di dalam naskah ujian, pengawasan proses pencetakan naskah, hingga pengawasan pada pelaksanaannya nanti.

"Sebanyak 25 persen naskah soal UN hampir mirip dengan perguruan tinggi," kata Musliar kepada Kompas.com, Jumat (14/3/2014).

Musliar mengatakan, jika siswa mampu mengerjakan soal yang hampir mirip dengan soal perguruan tinggi tersebut, siswa dianggap bisa masuk universitas. Nantinya, hasil UN juga menjadi bahan pertimbangan untuk seleksi masuk perguruan tinggi.

Terintegrasinya UN dengan perguruan tinggi, lanjut Musliar, merupakan salah satu peningkatan azas manfaat yang menjadi tujuan pelaksanaan UN 2014. Hal itu sebagaimana tertuang dalam "Rapat Koordinasi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2013-2014" pada akhir Februari 2014 lalu.

Musliar juga menekankan, bahwa pada UN tahun ini peran perguruan tinggi dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) akan lebih ditingkatkan. Dia mengatakan, pengamanan dan pengawasan mulai dari proses pencetakan hingga pelaksanaan ujian semakin diperkuat.

Sementara itu, ditemui pada kesempatan berbeda, Plt Puspendik Kemendikbud, Nizam, mengatakan pada UN tahun ini perguruan tinggi akan ditekankan pada peran sistem pengawasan. Tujuannya agar pemangku kepentingan di perguruan tinggi mengetahui UN berjalan dengan baik dan memiliki kompetensi untuk terintegrasi dengan jenjang pendidikan lebih tinggi, yaitu perguruan tinggi.

"Jadi, hasil UN bisa dimanfaatkan untuk seleksi perguruan tinggi negeri, dengan catatan siswa sekolah itu tidak melakukan kecurangan. Maka, kita libatkan teman-teman dari perguruan tinggi dalam proses penulisan naskah soal, pengawasan, sekaligus untuk seleksi," katanya.

Sumber: http://edukasi.kompas.com

Page 1 of 5

LBB- SONY SUGEMA COLLEGE BANDUNG

   * Kantor Pusat SSC Unit SMA & Alumni IPA/IPS :

  1. Jl. Ambon No.19 Telp 022-87804926 
  2. Jl. Badak Singa No. 6 Tlp. (022) 2513013
  3. Jl. Diponegoro No. 48 Tlp. (022) 7273924
  4. Jl. Adipati Kertabumi No. 3 Tlp. (022) 4265067
  5. Jl. Maskumambang No. 25 Tlp. (022) 7303635

   * Kantor Pusat SSC Unit SD & SMP :

  1. Jl.Supratman.47  Telp. 022-7274272


Lihat Peta

No Rekening SSC

Pembayaran bisa melalui rekening:

BCA (a.n. AHMAD ABDULLAH,M.Sc)
Norek: 449.1400.492

Mandiri (a.n. AHMAD ABDULLAH,M.Sc)
Norek: 1.300.014.898897

BRI (a.n. AHMAD ABDULLAH, M.Sc)
Norek: 0593.01.000254.30.3

Bukti transfer kirim sms ke 0813.1241.1545 atau 0896.0611.8888

Informasi Lengkap Hubungi Sekretariat LBB-SSC Bandung

 

Bringitproject